USI - Jemaah haji tertua asal Indonesia, Mariah Margani Muhammad (104 tahun) akhirnya mendapat kehormatan sebagai tamu negara Arab Saudi. Sebelumnya, wanita sepuh asal Lombok Barat yang masih sehat ini menjadi viral setelah keberangkatan hajinya diunggah di media.
Kepala Sektor 3 Makkah, Drs H Noor Hamid MA, kepada KRjogja.com, secara khusus menjelaskan, oleh pemerintah Arab Saudi dan Muassasah Nenek Mariah dijemput dari hotel tempat menginapnya, Barkah Burhan no 308, untuk mendapat pelayanan khusus atas undangan Raja Saudi Arabia. Selanjut akan mendapat penghormatan ditempatkan khusus selama di Saudi Arabia, baik di pemondokan, di Arafah dan Mina.
"Tadi pukul 16.10 WAS (pukul 20.10 WIB) dijemput oleh pihak Kementerian Penerangan dan Kebudayaan Arab Saudi," kata Noor Hamid.
Dijelaskan, nenek Mariah didampingi 5 orang, yaitu 4 orang suami istri yang diamanati oleh keluarganya sejak dari tanah air, ibu Rahmi Adurrahman Kadasi dan suami Burhanuddin Sulaiman, dengan ibu Nur Aini Arsyad Muhammad dan suami Syahrir Idris Karim, yang satu orang dari Petugas Daker Temus, yaitu Nadia.
Dari hotel dibawa transit ke Kementerian Penerangan dan Kebudayaan. Di sana sudah disediakan kamar untuk 6 orang tersebut. Kemudian pada Kamis (31/8) diberangkatkan ke Arafah untuk wukuf pada 9 Dzulhijjah 1438 H. "Kami minta kepada petugas Daker Nadia untuk selalu kirim berita kepada kami tentang perkembangan dan keberadaan nenek dan mereka. Semoga mereka diberi kesehatan dan dapat melaksanakan prosesi ibadah hajinya," tambah Noor Hamid.
Menurut Noor Hamid, Pemerintah Arab Saudi merasa kagum karena seusia tersebut Nenek Mariah punya semangat tinggi untuk menunaikan ibadah haji dan dalam kondisi sehat wal afiat.
Ketika mendapat berita bahwa akan dijemput oleh pemerintah Arab Saudi, nenek Maria tampak merasa senang dari raut wajahnya yang cerah dan senyum.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar