Slider

BREAKING NEWS

Senin, 11 September 2017

Internet dan Risiko Menggunakan Gratisan


USI - Dua hal yang menjadi ketakutan terbesar masyarakat kota saat ini: habisnya baterai smartphone dan kuota internet, sementara tidak ada hotspot gratis!

Akses internet memang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, namun pernahkah kita tertarik mencari tahu bagaimana proses yang terjadi ketika kita mengetik laman www.detik.com di peramban/browser sampai kemudian halamannya muncul untuk kita baca?

Komunikasi Internet

Secara umum, router adalah perangkat jaringan utama yang menghubungkan pengguna dan peladen/server.

Router mempunyai data tabel lokasi alamat IP dan saling berkomunikasi dengan router lain mencari jalur terbaik sehingga paket internet sampai ke tujuan.

Seperti berkirim surat, kita harus mencantumkan alamat tujuan dan alamat pengirim yang kita kenal dengan nama alamat Internet Protokol (IP Address, versi 4 atau versi 6).

Ketika kita mengetikkan www.detik.com, sistem harus mencari tahu terlebih dahulu alamat IP dari laman tersebut kepada peladen nama domain (DNS-Domain Name Server) yang menyimpan informasi tersebut.

Apabila DNS setempat tidak mengetahuinya, dia akan mencari tahu sampai kepada Root DNS di luar negeri sehingga alamat IP dari laman tersebut diketahui.

Ketika paket internet sampai ke alamat peladen, paket akan disaring sesuai permintaan layanan. Informasi akan dibaca dan peladen akan mengirim balik layanan ke alamat pengguna sesuai permintaan. Demikianlah komunikasi internet tercipta.

Jalur Komunikasi: Kabel vs Nirkabel

Bedanya ketika kita mengakses infrastruktur internet melalui jaringan seluler/nirkabel (bukan WiFi/BT disini ya) dibandingkan melalui jaringan kabel (broadband/ftth), hanyalah di sisi pembawanya saja.

Dalam sistem seluler terdapat arsitektur radio, transport, dan core dimana paket internet terlebih dahulu ditransmisikan melalui penjalaran frekuensi radio baru kemudian ditransport menuju core lalu ke jaringan internet berikutnya.

Di dalam core terdapat perangkat yang bertanggung jawab dalam proses masuk keluarnya data dari dan ke perangkat seluler (SGSN), gerbang ke internet (GGSN), kemudian ada fungsi otentikasi pelanggan (HLR), fungsi penagihan (PCRF), fungsi pengalamatan (CGNAT), dan fungsi DNS.

Selain itu ada fungsi lain yang terkait dengan manajemen konten seperti Video Optimizer, Google Global Cache, dan Facebook Network Alliance.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox