USI - Entah mimpi buruk apa yang dialami Letty Sulitri. Nyawa dokter yang sehari-hari praktik di Klinik Azzahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur ini berakhir ditangan Helmi. Pria yang sudah menikahi dirinya selama lima tahun ini.cara main judi online
Tubuh Letty ambruk usai diberondong timah panas yang ditembaki Helmi dari celah jendela yang biasa menghubungkan pasien dengan dokter.
Setidaknya hal itulah yang diungkapkan Ketua RW 4 Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Arip.
Dia menjelaskan ada tiga peluru bersarang di perut korban. Satu di bagian dada kiri atas, satu di perut kanan atas, dan satu di pinggul kiri. Namun, ia tidak melihat berapa peluru yang bersarang di kepala korban. Ada pula peluru lain yang bersarang di tembok ruangan.game poker terbaik
"Kalau saya lihat sini-sini (tunjuk bagian dada kiri, perut atas kanan dan pinggul kiri) badan tiga," ujarnya sambil menunjukkan titik peluru bersarang.
Keributan berawal saat suami korban datang ke klinik. Terjadilah pertengkaran suami istri. Tak selesai masalah itu, korban, kembali masuk ke ruangannya dan duduk di kursi biasa ia menunggu pasien. Ruangannya itu terletak di pintu kedua setelah resepsionis.
Lantas, kemarahan suami tak terbendung. Langsung ia menodongkan senapan ke arah sang istri melalui celah jendela yang biasa menghubungkan pasien dengan dokter. Korban sedang duduk di atas kursi merah itu. Tanpa berkata-kata, pelaku lepas timah panas berulang kali.domino99 online
"Dia tembak dari kotak menerima resep. iya (dari luar ruangan)," jelas Arip.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar