Slider

BREAKING NEWS

Kamis, 14 Desember 2017

Eks Komandan IDF: Tentara Israel Harus Mencabik-cabik Orang Palestina























USI - Mantan komandan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Amiram Levin mengatakan bahwa Israel terlalu baik selama Perang Enam Hari, di masa silam. Jika perang baru pecah, kata dia, tentara negaranya harus mencabik-cabik orang Palestina.permainan papan domino


Komentar keras Levin ini muncul di tengah polemik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) yang secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Pengakuan itu telah memicu kemarahan dunia Arab dan Muslim.

”Kita perlu melakukan negosiasi yang sulit, yang tidak membawa kita kembali ke perbatasan 1967,” kata Levin, mengacu pada perbatasan wilayah Israel sebelum Perang Enam Hari 1967.cara tips trik main domino

Tokoh kunci Partai Buruh Israel itu melayani wawancara dengan Maariv pada hari Rabu yang artikel lengkapnya akan diterbitkan pada hari Jumat (15/12/2017).

Levin mengatakan bahwa orang-orang Palestina menolak untuk menerima rencana pembagian wilayah yang diperantarai PBB dan memulai perang 1967. Dia berujar bahwa Israel dulu terlalu baik pada saat itu, dan harus jauh lebih keras jika terjadi konflik baru.cara menjadi bandar poker

”Kami akan memberikan (orang-orang Palestina) sebuah wortel dalam bentuk sebuah negara, dan jika mereka tidak menginginkannya, kami akan mencabik-cabik mereka,” kata Levin. 

”Saya telah mengatakan berkali-kali di masa lalu bahwa lain kali kita berperang, mereka tidak akan lagi tinggal di sini, kita akan menendang mereka ke seberang Sungai Yordan. Begitulah cara kita harus berjuang. Kami terlalu baik pada 1967,” ujarnya.cara bermain poker kartu remi

Argmen Levin tidak jelas bagaimana dia melihat negara Palestina secara umum. Namun, dia jelas menentang pembongkaran permukiman di wilayah teritorial Palestina dan Tepi Barat, poin lain yang menyakitkan hubungan Israel-Palestina.

”Saya tidak bisa membayangkan akan ada tepuk tangan (di Israel) karena pembongkaran permukiman. Orang tinggal di sana, itu rumah mereka dan kami mengirim mereka. Sebaliknya, berkat pemukim kita mempertahankan kontrol atas blok permukiman berdasarkan kesepakatan di masa depan. City of David (Kota Daud) akan menjadi milik kita,” kata Levin.cara main judi poker

”Hari ini, Yerusalem terbagi. Sebagian besar lingkungan (Palestina) tidak termasuk. Saya katakana, sebagaimana penentangan terhadap perbatasan 1967, kita harus memperluas dan daerah yang kita kembangkan akan menjadi milik kita,” imbuh dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox