Slider

BREAKING NEWS

Sabtu, 24 Februari 2018

Waduh, Bayi Diberi Rokok oleh Orangtuanya, KPAI Singgung Cara Mendidik Anak


USI – Beberapa waktu lalu, viral di media sosial sebuah foto yang memperlihatkan seorang bocah dengan sebatang rorkok di bibirnya. Belakangan diketahui bahwa bocah yang baru berusia 9 bulan itu adalah anak dari pasangan suami istri di Desa Tlomar, Bangkalan, M (36) dan U (18).

Dilansir dari laman detik.com, ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto pun berang mengetahui hal tersebut. Ia menyesalkan tindakan keji pasangan suami istri itu. Untuk diketahui, pasangan suami istri itu mengaku iseng memberikan pada anaknya.
“Kami mengecam keras atas tindakkan tersebut. Ini tak dibenarkan!” ujar Susanto, Jumat (23/2/2018).
Susanto lantas menjeaskan bahwa mengasuh anak tidak boleh dilakukan secara serampangan. Ia lantas mengimbau pada pasangan asal Desa Tlomar itu untuk mendidik anaknya dengan benar.
“Mendidik anak itu perlu pembiasaan baik. Dari hal-hal sederhana sekalipun (harus dikerjakan) sejak usia dini,” papar Susanto.
“Ini harus menjadi pelajaran kita semua, tak boleh main-main dalam mengasuh anak,” imbuhnya.
Sementara itu, terkait dengan sejumlah komentar bahwa itu bukan rokok betulan, Komisioner KPAI Bidang Pengasuhan Rita Panawati menuturkan bahwa meski begitu, tindakan tersebut juga termasuk cara pengasuhan yang tidak benar.
“Tapi tetap saja itu mengajarkan anak merokok meskipun itu bukan rokok betulan. Anak jangan diuat main-main karena kan anak juga punya harkat dan martabat yang perlu dihormati. Anak itu kan juga belajar dari kebiasaan orang tua,” ujar Rita.
Tindakan M dan U memebrikan rokok pada bayinya itu dilakukan pada Sabtu (17/2/2018) malam. Pasangan tersebut lantas mengabadikan momen itu dan langsung mengunggahnya ke akun facebook dia. Netizenpun mengecam tindakan yang dinilai tak pantas tersebut.
Pasangan suami istri ini sendiri sempat diamankan polisi sebelum akhirnya diberi peringatan keras dan diminta tak mengulangi perbuatannya itu.
“Yang bersangkutan mengaku iseng,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox